empty
Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan mitra dagang yang mencatat defisit jika The Fed gagal memangkas suku bunga

Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan mitra dagang yang mencatat defisit jika The Fed gagal memangkas suku bunga

Presiden Donald Trump menuntut agar Federal Reserve segera mulai melonggarkan kebijakan moneter dan mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang memiliki surplus perdagangan terhadap Amerika Serikat jika bank sentral tersebut menolak untuk memangkas suku bunga. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump mengaitkan seruannya ini dengan dirilisnya laporan ketenagakerjaan yang kuat. Perusahaan-perusahaan di AS menambah 162.000 lapangan kerja pada bulan Agustus, angka yang jauh melampaui prediksi para analis. Hasil ini kira-kira dua hingga tiga kali lipat dari estimasi konsensus. Trump berpendapat bahwa ketahanan ekonomi meningkatkan kelayakan kredit negara dan bahwa mempertahankan kebijakan yang ketat merupakan hambatan yang tidak perlu bagi pertumbuhan lebih lanjut.

Ia mendesak Dewan Gubernur The Fed untuk bersikap bijaksana dan—sesekali—menunjukkan sikap patriotik, dengan menegaskan bahwa suku bunga AS seharusnya menjadi yang terendah di dunia. Trump menyatakan bahwa Washington tidak perlu lagi menoleransi surplus perdagangan bernilai miliaran dolar yang dinikmati oleh mitra asing, serta menyebutkan bahwa sikap restriktif The Fed menempatkan produsen Amerika pada posisi kompetitif yang secara struktural tidak menguntungkan. Presiden menegaskan bahwa Gedung Putih memiliki wewenang untuk memberlakukan larangan perdagangan penuh terhadap negara-negara tertentu di luar mekanisme tarif standar, dan berjanji akan menggunakan kekuasaan tersebut jika bank sentral tidak melunak.

Kritik terbuka terbaru terhadap independensi The Fed ini muncul menjelang pertemuan kebijakan moneter bulan September. Pada akhir Juli, pimpinan The Fed memutuskan melalui pemungutan suara dengan hasil 9 lawan 3 untuk mempertahankan suku bunga kebijakan di kisaran tahunan 3,50–3,75%, sekaligus menolak tuntutan dari pihak pemerintah. Di tengah ketegangan yang kian memuncak antara otoritas fiskal dan moneter, Ketua The Fed Kevin Warsh juga mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi pertemuan rutin Dewan guna meredam spekulasi terkait keputusan-keputusan bank sentral.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.