Lihat juga
Tinjauan Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Pengujian level harga 153,52 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi bahwa titik masuk untuk membeli dolar sudah tepat. Hasilnya, pasangan ini naik 20 poin sebelum tekanan pada pasangan ini kembali muncul.
Pada paruh kedua hari ini, pasar hanya menantikan perubahan ketenagakerjaan mingguan ADP, dan saya tidak memiliki ekspektasi khusus yang tinggi terhadap rilis ini. Dalam kondisi saat ini, ketika semuanya berputar pada harga dan inflasi, bahkan data perekrutan yang kuat, seperti yang terlihat pada rilis-rilis terbaru, kecil kemungkinannya akan mampu mendorong dolar naik secara signifikan. Bagi yen, yang jauh lebih penting adalah bahwa Amerika Serikat dan Jepang terus secara aktif melakukan intervensi mata uang, meperkuat mata uang nasional mereka sekaligus melemahkan dolar secara luas. Tekanan terkoordinasi dari bank sentral ini, dan bukan data ekonomi AS, yang saat ini membentuk arah pergerakan pasar. Dikombinasikan dengan aksi tutup posisi carry trade oleh para trader dan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan pada 18 September, hal ini menjadikan yen tetap berada di antara favorit yang jelas. Menurut saya, bahkan laporan ADP yang relatif baik tidak akan mengubah keseimbangan kekuatan dalam kondisi seperti ini. Saya yakin bahwa akan sangat sulit untuk membalikkan USD/JPY ke atas dalam beberapa hari mendatang, karena pembeli dolar harus berhadapan dengan angin sakal yang kuat dari intervensi langsung dan pelemahan mata uang AS yang lebih luas. Selama otoritas di kedua negara menunjukkan kesediaan untuk bertindak dan pasar terus memperhitungkan normalisasi kebijakan di Jepang, saya tetap berfokus pada kelanjutan penurunan pasangan ini, meskipun saya juga memperhitungkan bahwa lonjakan volatilitas dapat kembali menjadikan laporan inflasi AS mendatang sebagai fokus utama.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario #1 dan #2.
Sinyal Beli
Skenario #1: Hari ini, saya berencana untuk membeli USD/JPY ketika titik entri berada di sekitar 153,50 (garis hijau pada grafik), dengan target di 153,99 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 153,99, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Pasangan USD/JPY mungkin naik hari ini, tetapi potensi naiknya cukup terbatas. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.
Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana untuk membeli USD/JPY jika harga menguji level 153,16 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan USD/JPY dan memicu reversal naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 153,50 dan 153,99 dapat diantisipasi.
Sinyal Jual
Skenario #1: Hari ini, saya berencana untuk menjual USD/JPY setelah level 153,16 ditembus (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 152,72, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Tekanan pada pasangan USD/JPY akan kembali hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.
Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana untuk menjual USD/JPY jika harga menguji level 153,50 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan USD/JPY dan memicu reversal turun. Penurunan menuju level berlawanan di 153,16 dan 152,72 dapat diantisipasi.
Apa yang Ditampilkan pada Grafik:
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu gunakan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungin kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menggunakan pengelolaan modal yang tepat.
Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini merupakan strategi yang pada dasarnya merugikan bagi trader intraday.