empty
08.09.2026 01:35 PM
Strategi Trading untuk EUR/USD dan GBP/USD: 8 September

Statistik trading dari Jerman dan Prancis ternyata menjadi contoh situasi di mana tersedia banyak angka, tetapi tidak ada sinyal yang jelas untuk mata uang. Ekspor Jerman turun 0,8 persen secara bulan ke bulan, sementara pertumbuhan tahunan bertahan di 6,1 persen, namun impor anjlok hingga 5,7 persen. Surplus perdagangan melebar menjadi €21,3 miliar, yang sekilas tampak sebagai sebuah pencapaian. Namun, penting untuk melihat apa yang berada di balik angka tersebut, dan di situlah letak kekhawatirannya. Surplus meningkat bukan karena Jerman lebih banyak menjual ke luar negeri, melainkan karena mereka secara tajam mengurangi pembelian.

Prancis justru bergerak ke arah sebaliknya. Defisit perdagangannya melebar sebesar €0,9 miliar menjadi €6,7 miliar setelah perbaikan di bulan Juni, dengan pelebaran defisit didorong oleh peningkatan impor peralatan transportasi dan mobil. Ini menciptakan gambaran yang menarik. Dua ekonomi terbesar di kawasan ini menghasilkan data yang saling bertolak belakang, dan pasar, yang tidak dapat menarik satu narasi jelas dari keduanya, pada akhirnya mengabaikan kedua rilis tersebut. Ini adalah pelajaran yang berguna bagi pemula. Data menggerakkan mata uang bukan pada saat dirilis, tetapi ketika data tersebut mengarah pada sebuah kesimpulan yang jelas. Sinyal yang saling bertentangan menekan reaksi pasar.

Skenario yang sama seperti sesi sebelumnya kembali terulang pada pound. Pembeli sekali lagi mencoba menembus level resistance utama di 1,3545 dan sekali lagi gagal. Dua kegagalan berturut-turut pada level yang sama menyampaikan satu hal dengan cukup jelas. Tidak ada minat beli yang signifikan di balik pergerakan bullish, dan tanpa pemicu fundamental yang kuat, resistance seperti ini tidak dapat ditembus dengan sendirinya.

Pada paruh kedua hari ini, NFIB Small Business Optimism Index dan data consumer credit akan dirilis. Keduanya bukan indikator kelas satu, sehingga reaksi pasar yang kuat tidak perlu diantisipasi. Namun, konteks yang lebih luas mengubah tingkat kepentingan kedua angka tersebut.

Momentum, Breakout Trading

Idenya adalah bahwa terdapat kumpulan order di sekitar level-level tertentu, dan ketika berbagai order tersebut terpicu, harga mendapatkan momentum.

Bagi euro, level kerja bagian atas bergeser lebih rendah seiring dengan pergerakan pasar dan kini berada di 1,1617. Breakout di atas level ini dapat memicu kenaikan menuju 1,1635 dan, jika pergerakan berkembang secara positif, ke 1,1657. Saya mengantisipasi skenario ini jika data NFIB lemah, sehingga dolar menyerahkan sebagian keuntungannya dan memberikan peluang bagi euro untuk pulih dari penurunan kemarin. Batas bawah berada di 1,1598. Breakout di bawah level ini dapat mendorong penjualan euro menuju 1,1584 dan kemudian 1,1568. Saya menganggap ini sebagai skenario utama jika data AS kuat, karena saat ini euro memiliki sedikit argumen pendukung, sementara ekspektasi menjelang pertemuan ECB cenderung lebih membatasi pembeli daripada menopang mereka.

Level-level untuk pound tetap tidak berubah, yang dengan sendirinya cukup berarti, karena pasangan ini telah bergerak dalam kisaran yang sama selama tiga hari berturut-turut. Breakout di 1,3545 membuka jalan menuju 1,3573 dan 1,3596. Perlu dicatat bahwa ini adalah level yang sama dari mana pound sudah dua kali ditolak, dan upaya ketiga tanpa pemicu eksternal terlihat meragukan. Jika breakout benar-benar terjadi dan didukung oleh data AS yang lemah, pergerakan dapat menjadi signifikan karena volume stop order yang cukup besar telah menumpuk di atas level ini dari para trader yang menjual di area resistance. Level acuan bawah berada di 1,3521, dengan breakout di bawahnya menargetkan 1,3501 dan 1,3480. Mengingat dua kegagalan untuk bergerak lebih tinggi, saya memandang skenario penurunan lebih mungkin terjadi hari ini.

Mean Reversion, Trading on a Return

Di sini, kita melakukan trading berlawanan dengan mereka yang bergerak terlalu cepat. Harga menembus di luar suatu level, gagal menarik minat beli atau jual yang signifikan, lalu kembali lagi, sementara penutupan posisi yang gagal justru memperkuat pergerakan koreksi tersebut.

This image is no longer relevant

Untuk euro, batas atas berada di 1,1625. Saya akan mencari peluang posisi jual bukan ketika harga bergerak di atas level tersebut, tetapi setelah upaya yang gagal untuk berkonsolidasi di atasnya dan kemudian kembali turun ke bawah level tersebut. Level acuan bawah berada di 1,1597, di mana logika yang berlawanan berlaku: posisi beli dapat dipertimbangkan setelah penembusan ke bawah level ini yang gagal. Perlu dicatat bahwa 1,1597 terletak hampir tepat di sebelah level breakout 1,1598, sehingga menciptakan situasi yang memerlukan perhatian. Area harga yang sama menyajikan dua skenario yang saling berlawanan, sehingga yang penting bukanlah fakta bahwa level tersebut tersentuh, melainkan bagaimana perilaku harga setelahnya. Konsolidasi di bawah level yang kemudian diikuti oleh pergerakan berlanjut mendukung skenario breakout. Penembusan singkat di bawah level yang kemudian dengan cepat kembali ke atasnya mendukung posisi long. Bagi pemula, akan lebih bijaksana di zona seperti ini untuk melewatkan reaksi awal dan menunggu kejelasan, daripada mencoba memprediksi hasilnya.

This image is no longer relevant

Untuk pound, level referensi atas berada di 1,3546 dan level bawah di 1,3511. Level atas ini hampir bertepatan dengan resistance yang sudah dua kali menolak upaya beli, sehingga skenario mean-reversion menjadi lebih meyakinkan. Jika pound kembali bergerak di atas level tersebut hari ini dan sekali lagi gagal bertahan di atasnya, itu akan menjadi penolakan ketiga berturut-turut, dan rangkaian seperti ini biasanya berakhir dengan pergerakan menuju batas bawah dari kisaran. Di 1,3511, saya menerapkan logika sebaliknya, mencari posisi beli setelah upaya yang gagal untuk mendorong pasar lebih rendah.

Menurut pandangan saya, euro kemungkinan akan tetap berada dalam tren turun selama beberapa sesi ke depan, karena statistik Zona Euro tidak memberikan dukungan bagi pembeli, sementara pertemuan ECB sudah sepenuhnya diperhitungkan pasar. Untuk pound, saya tidak menutup kemungkinan penurunan menuju batas bawah kisaran, karena pasangan ini telah kehabisan upaya untuk bergerak lebih tinggi dan kini sepenuhnya bergantung pada pelemahan dolar, sementara data AS hari ini kecil kemungkinannya memberikan alasan yang cukup untuk pelemahan semacam itu.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.